Pada tanggal 30 November 2007, terdengar nada telepon yang ringtone nya SUBLIME…jam 23.50 WIB. Saya angkat telepon itu, sayup-sayup terdengar suara cewe, “Kang, ada kabar terbaru, Pak Unang jam 23.30 WIB tadi meninggal”, Kata Pisca.
“Hah!! bener?” Kata saya.
“Ya…” Kata Pisca
Itulah kabar pertama saya mengetahui meninggalnya Pak Unang dari temen saya,Pisca.
Saya langsung hubungi teman-teman saya untuk mengabarkanya. Besoknya tanggal 1 desember 2007, saya langsung berangkat ke Garut bersama Dadan dan Pisca. Berangkat sekitar jam 08.0 WIB dan sampai di Tarogong Garut sekitar jam 09.15 WIB. Sesampainya di sana, jenazah masih di Shalatkan. Setelah menshalatkan dan bersalaman dengan Istri beliau, sekitar jam 10.00 WIB, jenazah diberangkatkan ke pemakaman umum dekat Cimanuk.
Jenazah diberangkatkan menuju pemakaman
Beberapa menit kemudian kami semua tiba di pemakaman. Beberapa sambutan mengiringi pemakaman beliau. Dari Rektor STKIP, Jurusan Pendidikan Biologi UPI, Pak Yusuf hingga keluarga. Saat-saat akan pemakaman tiba, rasa haru kami mulai terasa. Kenangan-kenangan yang pernah di lalui bersama beliau saat perkuliahan, Kuliah lapangan, bermain dalam canda tawa…mulai terlintas dan terbayang..
Jenazah mulai di masukkan ke liang lahat menuju alam barzah
Setelah dimasukkan, rasa sedih kami mulai terasa. Tapi ini mungkin yang terbaik buat beliau.
Selamat Jalan Pak, Semoga Bapak di terima di sisiNya dan di ampuni segala Dosa-dosa, AMIIN.
Terima Kasih Pak atas semua ilmu yang telah Bapak berikan kepada kami.
SELAMAT JALAN….Doa Kami selalu mengiringi Bapak…

